Perbuatan Frank Rijkaard Tidak Pantas Pada Euro 2016

Perbuatan Frank Rijkaard Tidak Pantas Pada Euro 2016

Jadwal Piala Euro 2016 – Perbuatan Tidak Pantas Frank Rijkaard Pada Euro 2016. Frank Rijkaard merupakan salah satu pemain gelandang terbaik yang pernah ada. dengan segala ke istimewaan dan kemampuan yang sangat di impikan oleh para gelandang. Dan belum pernah di jumpai seorang gelandang yang sama baiknya bila menjadi bek dan penyerang, dan kekuatan fisiknya sangat luar biasa. Frank Rijkaard merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik di ranah eropa dalam sejarah sepakbola. Memiliki nama lengkap Franklin Edmundo Rijkaard telah bermain di berbagai klub elit eropa, seperti Real Zaragoza, Ajax Amsterdam, dan AC Milan yang telah iya buat menjadi salah satu klub terbaik sepanjang masa. Saat di AC Milan iya bermain dengan duo belanda lainya yaitu Ruud Gullit dan Marco van Basten.

Frank Rijkaard & Lionel Messi
Perbuatan Tidak Pantas Frank Rijkaard Pada Euro 2016 Frank Rijkaard & Lionel Messi

Rijkaard sendiri lahir dari seorang ibu berkebangsaan Belanda dan ayah berkebangsaan Suriname. Karirnya di mulai ketika berusia 17 tahun, iya telah melakukan debut untuk tim senior di kotanya, yaitu Ajax Amsterdam dan langsung mencetak Hattrick di pertandingan perdananya pada Jadwal Piala Euro 2016. Rijkaard bermain di Ajax selama kurang lebih tujuh setengah musim dan iya telah mencoba bermain di semua posisi kecuali sebagai kiper. Dan selama iya di Ajax telah mempersembahkan 3 gelar liga Belanda, 1 piala Winners, dan 3 piala Belanda. Dan sebelum iya bermain di AC Milan, iya sempat berkelahi dengan pelatihnya di Ajax, yaitu Johan Cruyff. Dan iya langsung hijriah ke Sporting Lisbon yang merupakan klub dari Portugal. Tapi sayangnya Rijkaard telad menandatangani kontrak dengan Lisbon, dan tidak dapat bermain walaupun sudah menjadi milik klub tersebut. Akhirnya iya harus pindah ke Real Zaragoza dengan status pinjaman.

  • Meludahi Pemain Lawan

Frank Rijkaard bermain di Zaragoza hanya selama satu Musim , setelah itu iya langsung di bawa oleh Silvio Berlusconi, Presiden AC Milan. Saat itu Berlusconi sedang membuat proyek yg sangat ambisius, yaitu untuk menguasai sepakbola Eropa saat itu di Jadwal Piala Eropa 2016. AC Milan pada saat itu sedang di latih oleh Arrigo Sacchi yang menilai bahwa Rijkaard memiliki power dan skill yang sangat mampuni dan dapat memainkan peranan penting bagi tim. Rijkaard bermain di posisi bek saat di AC Milan bersama dua orang rekan senegaranya Belanda, dan menguasai Serie A dan juga Liga  Champion. Dan yang paling berkesan pada saat iya mencetak gol satu satunya bagi AC Milan pada Laga Champion tahun 1990.

Pada saat bermain di Piala Dunia 1990, Frank Rijkaard sempat terlibat insiden memalukan dengan seorang legenda Jerman, Rudi Voller. Pada saat Belanda melawan Jerman tensi permainan sangat tinggi dan panas, terdapat sentimen antara para pemain pada saat itu, “Masalah orang Jerman dengan orang Belanda”. Pada saat itu Rudi Voller di jaga ketat oleh Rijkaard di babak 16 besar ini pada Jadwal Lengkap Piala Eropa. Tertangkap kamera di mana pada saat itu Rijkaard melakukan tindakan tidak pantas, dengan melakukan pelanggaran dan sedikit meludah. Tidak terima dengan perbuatanya Voller protes ke wasit karena merasa di intimidasi oleh Rijkaard, bukanya di dengar malah sang wasit Loustau memberikan kartu kuning pada ke dua pemain itu.

Jadwal Piala Euro 2016 - Frank Rijkaar Tertangkap Meludahi Rudi Voller Euro 1990
Perbuatan Tidak Pantas Frank Rijkaard Pada Euro 2016  Frank Rijkaard Tertangkap Meludahi Rudi Voller Euro 1990

Dan setelah beberapa menit berselang, Terjadi sebuah momen set Piece saat Voller jatuh di dalam kotak pinalti Belanda di Jadwal Lengkap Piala Euro. Sang kiper belanda Hans van Breukelen marah marah terhadap Voller karena menganggap iya melakukan diving. Saat cekcok terjadi Rijkaard mendekat dan semakin memanas, lalu iya kembali meludahi rambut dari Voller, iya pun protes ke wasit lagi, tetapi apa yang terjadi? Wasit malah memberikan kedua nya kartu merah dan di usir keluar lapangan. Belanda mendapat gajaran yang pantas, Belanda gagal mengalahkan Jerman pada saat itu, dan Jerman menjadi juara pada Piala Dunia ke tiga kali tahun 1990.

Tentu saja ayang di perbuat oleh Rijkaard merupakan perilaku yang tidak pantas di puji, tapi pertandingan pun memang harus di lanjutkan. Voller mengeluarkan penyataan bahwa iya tidak bisa mengerti kenapa wasit itu mengeluarkan dia pada saat pertandingan di Prediksi Piala Eropa. Dua tahun berselang, Rijkaard mencetak dua gol di saat semifinal Euro tahun 1992 saat bertemu dengan Denmark. Skor sama berimbang dengan kedudukan 2-2, tetapi pada akhirnya Belanda harus menyerah dan mengakui ke hebatan Denmark yang mengejutkan dunia pada saat itu berhasil menjuarai Euro 1992. Karir terakhir Rijkaard adalah pada saat Piala Dunia tahun 1994, dan harus kalah di perempat final melawan tim samba, Brazil.

Itulah artikel mengenail Jadwal Piala Euro 2016 – Perbuatan Tidak Pantas Frank Rijkaard Pada Euro 2016. Dari kasus di atas kita dapat pelajari bahwa kita harus bersikap sportif pada saat bermain sport. Karena sportifitas sangat di junjung tinggi oleh semua pihak. Terimakasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*